Pada 29 Mei sekitar 28 tahun lalu di Stadion Heysel,
Belgia, terjadi sebuah peristiwa yang kemudian mengubah sepak bola di Eropa
untuk selamanya di mana pada saat
itu tengah terjadi pertandingan antara Liverpool dan Juventus di Piala Champions (saat ini Liga Champions). Peristiwa ini merupakan sejarah buram persepak bolaan Inggris pada tahun itu, karena saat itu klub-klub Inggris sedang jaya-jayanya.
Dinding pembatas di sektor tersebut roboh karena tidak kuasa menahan
beban dari orang-orang yang terus beruhasa merangsek dan melompati pagar.
Ratusan orang tertimpa dinding yang berjatuhan. Akibat peristiwa ini sebanyak
39 orang meninggal dunia dan 600 lebih lainnya luka-luka.
Meskipun terjadi peristiwa yang mengenaskan dengan jumlah korban yang
begitu besar, panitia memutuskan untuk terus melanjutkan pertandingan. Kick off
dilakukan setelah kapten kedua kesebelasan meminta penonton untuk tenang.
Alasan lain adalah untuk meredam atmosfer kerusuhan yang mulai menyebar. Tifosi
Ultras Juventus di bagian lain stadion sempat akan melakukan pembalasan. Mereka
mencoba untuk bergerak ke arah pendukung Liverpool namun berhasil dicegah
satuan keamanan.
Dengan dimulainya pertandingan maka suasana bisa mulai dikendalikan.
Pertandingan itu sendiri dimenangi Juventus dengan hasil akhir 1 - 0. Michel Platini mencetak gol semata wayang Juventus dari titik penalti setelah Michael
Platini dilanggar oleh pemain Liverpool.
Semoga
kejadian buruk yang dilakukan suporter ini tidak terulang kembali di kedepannya
agar liverpool tidak terkena sangsi seperti tahun dimana tragedi heysel terjadi
yang memaksa liverpool dilarang main dikanca persepakbolaan di beberapa tahun
lamanya.

Tragedi Buram Suporter Liverpool